K.A.L.A.H
hate the fact.
i’m lost to something that even shouldn’t be count of.
and i’m totally dissapointed
kalah dari lawan yang sama sekali gak seimbang
should i leave it?
ego di pikiran berteriak untuk lepaskan semua.
tapi perasaan di hati bersikukuh, pertahankan!
kalah, bukan berarti tidak bisa meraih kemenangan kemudian..
tapi, tapi, tapi..
KALAH!
dari semua pikiran-pikiran dan perasaannya,
terbaca jelas prioritas tersusun
sekalii saja aku berharap jadi nomor satu
kalah satu
kalah dua
skarang kalah telak dari si "penyulut inspirasi" (pinjam kutipannya -red)
jadi,
sudah perlu beranjak kah?
toh bukan inspirasi
toh bukan prioritas yang mengisi hari
toh bukan sesuatu yang bisa dibanggakan
toh im just me
should i hate my self again?
kupikir tujuan sudah jelas..
tidak lain dan tidak bukan,
hanya yang terbaik untuk mu!
nothing in it for me!!
so, why should i felt so dammed frustrated?
totally defeated?
sial!